HOME
MARKETING
BROSUR
ACTION 88, KARENA BUAHNYA IA DISUKA
  25

Buahnya sama dengan Action 434. Itulah yang lazim disampaikan oleh para petani dan pedagang setelah melihat langsung performa tanaman Action 88 di lahan.

Itu pula yang menjadikan keyakinan Suwandi menguat hingga akhirnya menyukai Action 88. Petani, pemilik kios pertanian sekaligus pedagang melon asal Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini tidak hanya sekali melihat dan memutuskan yakin dengan melon hiibrida tahan virus baru produksi PT BISI International, Tbk. tersebut.

“Saya kalau belum 10 kali petik belum percaya. Action 88 ini sudah berkali-kali petik dan kualitasnya sudah saya buktikan sendiri. Akhirnya saya benar-benar percaya dengan kualitas melon ini,” ujar Suwandi kepada Abdi Tani.

Menurut Wandi, begitu ia biasa disapa, satu hal yang membuat Action 88 lebih baik dari melon tahan virus lainnya, yaitu karakter buahnya yang mirip dengan melon Action 434 (petani setempat menyebutnya melon Action biasa).

“Selain terbukti tahan virus, buahnya juga sangat mirip Action biasa. Mulai dari bentuk buahnya, netnya yang tebal dan merata, serta daya simpannya yang bagus, mirip sekali dengan Action biasa. Jadi ini kelebihan yang tidak dimiliki melon tahan virus lainnya,” terangnya.

Wandi memang sudah menggeluti dunia permelonan sejak ia masih duduk di bangku SMP. Oleh karenanya ia sangat paham dengan karakter sekaligus peluang pemasaran hasil panen si bulat manis bernet ini.

Dari pengalamannya berdagang melon, hasil panen melon tahan virus, selain Action 88, memang masih sering mendapat komplain dari para pemilik lapak di pasar induk Jakarta. Terutama terkait kualitas buahnya.

“Mulai dari daya simpannya yang kurang bagus, hingga warna buahnya juga tidak bisa kuning byur (merata-red.) setelah disemprot etephon. Berbeda dengan Action 88, warnanya bisa kuning merata dan daya simpannya sama dengan Action biasa. Jadi lebih mudah memasarkannya,” jelasnya.

Buahnya sendiri, kata Wandi, juga lebih bobot. Hal ini dikarenakan daging buahnya lebih tebal dan padat dengan rongga buah atau cavity yang kecil.

“Dua buah yang sama besarnya, satunya Action 88 dan satunya melon tahan virus lain, setelah ditimbang beda beratnya. Action 88 lebih berat dan kalau dipukul buahnya berbunyi ting-ting, tidak bog-bog. Jadi, ini juga lebih menguntungkan petani,” ujarnya.

Selain itu, karakter buah lainnya yang menjadi perhatian adalah tangkai dan pantat buahnya. Menurut Wandi, Action 88 memiliki tangkai buah yang kecil dan tidak mudah lepas (coplok-jawa), sehingga lebih bagus daya simpannya.

“Pantat buahnya juga kecil. Pantat buah yang kecil ini selalu jadi perhatian pedagang di pasar induk. Menurut mereka pantat yang kecil itu lebih tahan simpan, karena lebih keras. Atau istilah lainnya pantat keras,” terangnya.

(ABDI TANI Vol. 19 No. 2/Edisi LXIV, Oktober-Desember 2018)

Baca Juga :